MENINJAU – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi geram ketika menemui tumpukan sampah di Pasar Wonodri, disela tinjauan yan dilakukannya di pasar tersebut, Rabu (6/2). Foto dok Pemkot Semarang

WONODRI – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi geram ketika menemui tumpukan sampah di Pasar Wonodri, Rabu (6/2). Pada awalnya tinjauannya ke pasar yang baru selesai dibangun oleh Pemerintah Kota Semarang tersebut berjalan biasa.

Wali Kota Semarang dengan teliti mengamati keadaan tiap los dan lorong pasar. Namun dirinya kemudian terhenti ketika mendapati tumpukan sampah di salah satu lorong lantai tiga pasar yang tidak dibersihkan. Hendi pun lantas mencari petugas kebersihan untuk meminta keterangan.

Tak hanya itu, Hendi juga sempat meninggi ketika mendapati salah satu pedagang ikan di los pasar lantai dua mengeluh tempatnya basah oleh air hujan. Lubang ventilasi keluar pasar yang terlalu lebar pun disebutkan menjadi penyebabnya.

Hendi pun langsung memanggil Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang untuk melihat kondisi los yang basah.“Kalau keliling melakukan pengecekan itu posisikan diri kita menjadi pedagang juga. Sehingga bisa benar-benar merasakan yang dikeluhkan, lihat ini,” tegas Hendi pada Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto.

Hendi mengatakan akan kembali melakukan evaluasi manajemen pengelolaan pasar Wonodri sebulan ke depan.“Ya manajemen pengelolaan pasar termasuk kebersihannya saya minta ditingkatkan. Saya hari ini masih maklum karena pedagang baru masuk, tapi nanti satu bulan lagi kita tinjau, semoga manajemen sudah berjalan baik,” tandasnya. Rls

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *