PELATIHAN – Tim mahasiswa KKN UPGRIS Desa Mranggen Kecamatan Mranggen Demak, saat memberikan pelatihan pengolahan nugget jamur di balai RW setempat, kemarin. Foto dok

DEMAK – Bisnis cemilan memiliki pangsa pasar menjanjikan. Hal ini dibuktikan dengan terus bermunculnya, berbagai jenis produk baru di pasaran. Salah satunya cemilan jamur. Selain bahan baku mudah didapat, minat konsumen akan produk ini juga tinggi.

“Kita melihat potensi jamur untuk diolah menjadi cemilan, utamanya jamur tiram. Tidak hanya lezat dan bergizi, cemilan jamur ini juga berpeluang sebagai usaha bisnis yang dapat menambah pendapatan keluarga. Itu sebabnya tim KKN UPGRIS di Desa Mranggen Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak, mengajak masyarakat untuk mencoba usaha ini,” papar perwakilan mahasiswa, Abdul Latif.

Mengusung usaha bisnis nugget jamur, tim mahasiswa KKN UPGRIS memberikan pelatihan kepada warga di RT 06/RW 04 Desa Mranggen, beberapa waktu lalu. “Kita pilih jamur tiram, sebagai bahan baku utama. Nugget jamur ini memberikan variasi menarik dan berbeda bagi masyarakat. Selain dapat dijadikan cemilan, juga bisa dijadikan lauk,” lanjutnya.

Dipaparkan, sejauh ini potensi tersebut cukup menjanjikan, selain cita rasa yang lezat, persaingan usaha di bidang tersebut juga belum banyak. “Nugget Jamur merupakan sebuah usaha, dengan peluang bisnis yang jelas. Dengan harga yang kompetitif, juga pendekatan promosi yang berdasarkan tren anak muda, kita optimis. Usaha ini tentunya menjadi bisnis yang menjanjikan, karena nugget  jamur memiliki banyak peminatnya, dari anak-anak sampai orang  dewasa,” tambah Abdul.

Perwakilan mahasiswa lainnya, Lutfinda Hayuna Prastiti menambahkan sosialisasi dan pelatihan pembuatan nuget jamur tiram tersebut, bertujuan agar masyarakat mempunyai keterampilan untuk mengolah  jamur  tiram, menjadi makanan olahan.

“Kita pilih jamur tiram sebagai bahan utama pembuatan nugget, karena di Desa Mranggen ini terdapat  budi daya jamur tiram. Selain itu, kandungan nutrisinya sangat beragam, termasuk berprotein tinggi, kaya vitamin dan mineral. Selain itu juga rendah karbohidrat, lemak dan kalori. Jamur ini memiliki kandungan nutrisi seperti fosfor, besi, hingga kalsium,” tandasnya.

Pihaknya berharap dengan olahan nugget jamur tersebut juga mampu meningkatkan nilai jual, jika dbandingkan dengan menjual jamur tiram segar. Rix

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *