JAKARTA–Gangnam District, menggelar penandatanganan kontrak dengan CNQC sebagai kontraktor utama pembangunan proyek, yang berlokasi di Jalan Siliwangi No 88 Bekasi.

Kontrak konstruksi senilai Rp2 triliun tersebut meliputi pembangunan 8 Tower, yang merangkum 2 Tower apartemen A1 dan A2 (phase1), 6 Tower Apartemen lainnya beserta fasilitas Waterpark (phase 2), serta F&B Arcade.

“CNQC merupakan perusahaan kontruksi asal Tiongkok berskala internasional, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp4,3 triliun. Sementara, Gangnam District merupakan mega superblok yang dikembangkan PT Pollux Kemang Superblok –anak usaha PT Pollux Properti Indonesia Tbk, yang berkolaborasi dengan PT Trio Propertindo Jaya,”papar CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk Nico Po, usai penandatanganan kerjasama di Raffles Hotel Jakarta, kemarin.

Turut hadir CEO dari CNQC Zhang Dong dan Presiden Direktur PT Pollux Kemang Superblok Irwanto Oentung. Lebih lanjut, Nico menuturkan penunjukan CNQC sebagai kontraktor utama, merupakan komitmen Pollux Properti Group untuk membangun dan mewujudkan proyek yang berkualitas demi menjaga kepuasan konsumen.

“Selain sarat pengalaman, standar pekerjaan berkualitas internasional menjadi pertimbangan utama bagi kami untuk memilih CNQC,” tandasnya.

Direktur PT Pollux Kemang Superblok Irwanto Oentung mengatakan, Gangnam District merupakan proyek mega superblok yang dikembangkan di atas lahan seluas 2,5 hektar. Proyek dengan nilai investasi mencapai Rp5 triliun ini nantinya akan merangkum sebanyak 8 menara apartemen.

Gangnam District juga akan dilengkapi dengan beragam fasilitas eksklusif, antara lain waterpark, infinity pool, sky terrace, fitur smart home system, akses card dan lain-lain.

“Bisa dibilang, Gangnam District merupakan investasi properti terbaik di Bekasi saat ini karena memiliki beragam kelebihan.Termasuk berada dalam kawasan yang saling terintegrasi, dengan akses transportasi strategis di pusat kota Bekasi seperti LRT, KRL dan akses tol. Nantinya, status kepemilikan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), selain itu dekat dengan sarana pendidikan, perkantoran, rumah sakit hingga berbagai fasilitas eksklusif penunjang gaya hidup masyarakat modern, serta tentunya harga yang ditawarkan masih sangat kompetitif,” tandasnya.

Sementara itu, Sales and Marketing Director PT Pollux Properti IndonesiaTbk., Maikel Tanuwidjaya menyebutkan, penjualan Gangnam District dilakukan dalam beberapa fase, dimana untuk fase pertama telah dipasarkan Tower Apartemen A1 sebanyak 567 unit.

Pada fase ini, ada beberapa type yang ditawarkan, yakni type studio dengan total luas 22 m2 dan type two bedroom seluas 45,45 m2, dengan harga yang ditawarkan mulai dari Rp300 jutaan sampai dengan Rp600 jutaan.

Sejak diluncurkan pada 2017 lalu, sampai saat ini Tower A1 sudah mengalami kenaikan sekitar 10% -15%. Sesuai dengan namanya, pengembangan Gangnam District didasari pada konsep 24 hours lifestyle bagi kalangan millenial.

Dilengkapi dengan beragam fasilitas kuliner bercita rasa nasional dan internasional serta di kelilingi lebih dari 10 Universitas, Gangnam District diyakini bisa menjadi pilihan destinasi bagi para millenial.rix

KERJASAMA – Jajaran direksi PT Pollux Properti Indonesia, PT Pollux Kemang Superblok dan CNQC, berfoto bersama seusai penandatanganan kontrak pembangunan proyek Gangnam District di Raffles Hotel Jakarta, kemarin. Foto dok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *