DEMAK – Pernah mencoba makanan ringan stik? Berbahan dasar dari tepung terigu serta bumbu penyedap lainnya, adonan dicampur rata menjadi satu kemudian dicetak panjang dan digoreng, sehingga terciptalah makanan ringan tersebut.

Lalu bagaiman dengan stik sayuran? Jika belum pernah, inovasi mahasiswa KKN UPGRIS di Desa Kalitengah, Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak bisa menjadi jawabannya. Hasil pertanian lokal, berupa sayur mayur umumnya hanya dijual segar ke konsumen.

Melalui pelatihan yang digelar tim mahasiswa KKN, sayur mayur tersebut khususnya kangkung mampu diolah menjadi stik kangkung. Tidak hanya lezat, namun juga bernilai ekonomis cukup tinggi, sehingga mampu dijadikan peluang usaha.

“Desa Kalitengah, mayoritas penduduknya seorang petani. Masyarakatnya menanam padi, jagung dan sayur-sayur. Sayur-sayuran yang mereka tanam hanya dijual di pasar saja. Untuk itu, kita berinovasi dengan memberikan ilmu pada masyarakat dalam memanfaatkan sayuran. Khususnya kangkung, untuk dijadikan makanan ringan yang nantinya dapat dijual dan dijadikan peluang usaha,”papar Koordinator Desa KKN UPGRIS Rico Restu Saputra, disela kegiatan pelatihan.

Dipaparkan, cara pembuatan stik tersebut dengan menambahkan kangkung ke dalam bahan adonan, sehingga menciptakan rasa dan varian yang baru. Stik kangkung tersebut, juga bisa menjadi alternatif untuk menarik minat anak-anak yang semula tidak suka makan sayuran.

“Kangkung dipilih selain hasil panen warga, juga memiliki beragam manfaat. Misalya untuk mengurangi kolesterol, mengobati anemia, menggobati gangguan pencernaan dan sembelit, anti diabetes dan mencegah kanker. Selain itu, bahan baku kangkung melimpah, cara pembuatan juga mudah, sehingga berpeluang menjadi usaha baru bagi warga Desa Kalitengah.

Dipaparkan, pelatihan yang menjadi salah satu program kerja bidang Kewirausahaan tersebut, diharapkan dapat dijadikan peluang usaha bagi masyarakat desa Kalitengah. “Umumnya saat panen raya, harga sayur turun. Kita berharap setelah diolah ini, warga bisa mendapatkan manfaat lain dari panen sayuran selama ini. Sayuran tersebut bisa diolah menjadi olahan stik sayuran, yang berdaya jual,”pungkasnya. rix

PELATIHAN – Para mahasiswa KKN UPGRIS di di Desa Kalitengah, Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak, saat memberikan Pelatihan Pembuatan Stick Inovasi di desa tersebut, kemarin. foto dok

1 Comment

  1. Nice

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *