DEMAK – Progres pembangunan pasar Mranggen Kabupaten Demak saat ini, mencapai 95 persen.  Tercatat, pembangunan ulang pasar yang telah berdiri sejak tahun 1930 tersebut relatif cukup lama, yakni dari tahun 2014. Bahkan untuk percepatan pembangunan tersebut Pemprov telah mengucurkan dana Rp 6 miliar.

“Banyak orang bertanya kapan jadinya pasar Mranggen. Hari ini kita lihat jadinya sudah 95 persen. Kita pastikan pasar bisa beroperasi sebelum bulan puasa tahun ini,” papar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo didampingi Bupati Demak M Natsir, disela meninjau langsung progres pembangunan, Kamis (28/2).

Ganjar berharap tidak ada persoalan dalam pendistribusian surat pada pedagang. Untuk mengantisipasi itu, Ganjar mengatakan telah dibentuk tim yang menangani hal itu. “Tapi sebelum penyerahan surat-suratnya kita minta pada Pemkab untuk dicek betul kualitas bangunannya. Agar hasil dari uang rakyat ini bisa hasilnya bagus sehingga pedagang dan pembeli bisa merasakan kenyamanan,” katanya.

Pasar tersebut dibangun dengan dana Rp 73,5 miliar tanpa ada investor luar dan memiliki luas 12.716 m2. Penambahan kios terakhir dilakukan tahun 1990 lalu. Pada rancangan awal, renovasi nantinya mampu menampung sekitar 2.000 pedagang dan akan menjadi pasar tipe A. “Sebelum puasa insyaallah bisa digunakan,” katanya.

Dengan beroperasinya pasar di jalur utama Semarang – Purwodadi tersebut ditaksir bakal membuat ruas jalan setempat semakin padat. Untuk mengatasi kemacetan, Ganjar menyampaikan telah ada ajuan pembangunan flyover dari perbatasan Demak – Semarang sampai perbatasan Mranggen – Karangawen.

“Untuk mengatasi kemacetan kita minta pada Menteri PUPR dan sudah di-ACC Pak Presiden untuk dibuatkan flyover. Karena ini jalannya sangat mepet dan kecil. Tahun ini pembuatan DED. Kalau dibuat tahun ini DED-nya berarti akan dibangun tahun depan. Kalau hari ini DED sudah ada, berarti pembangunan dilakukan tahun ini,” katanya.

Sementara itu, Bupati Demak menjelaskan untuk pembagian surat kios pada pedagang telah disiapkan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dirinya telah membuat tim. “Sudah dibentuk panitia-panitia untuk mensosialisasikan pemindahan pedagang Pasar Mranggen, pedagang harap sabar menunggu. Nantinya Dindagkop UKM akan mengadakan pertemuan dengan pedagang,” katanya. rls

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *