SEMARANG – Jateng memiliki banyak produk Usaha Kecil Menengah (UKM) berkualitas, mulai dari produk fashion ready to  wear, kain, kerajinan tangan, aksesoris, makanan dan minuman, sampai dengan dolanan anak tradisional.

Sebagai kontribusi kepada usaha kecil dan mikro, Pemerintah Provinsi Jateng memberikan ruang agar mereka bisa berjualan secara gratis. Salah satunya, melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Jateng menghadirkan Galeri UKM di Bandara Ahmad Yani, Semarang.

“Ada 72 UKM, dengan 768 produk dan 8.000 item produk UKM Jateng yang dipamerkan dalam Galeri UKM ini. Beragam produk yang ada di galeri ini, telah melalui proses akurasi, baik melaporkan sisi kualitas produknya dan kemasan. Harapannya, dengan adanya Galeri UKM di Bandara Ahmad Yani, akan semakin memperkenalkan produk UKM yang ada di Jateng,” papar Kepala Dinkop UKM Jateng Ema Rachmawati, disela peresmian galeri, Selasa (5/3).

Meski demikian, lanjutnya, masih terdapat kesempatan bagi UKM lain yang ingin memasarkan produknya di Galeri UKM Bandara Ahmad Yani Semarang. Dengan catatan, mereka mau memperbaiki dari segi kualitas dan kemasan, kalau sudah oke pihaknya akan memfasilitasi untuk bisa masuk di Geleri UKM ini.

Pihaknya berharap masyarakat yang datang ke Bandara Ahmad Yani Semarang, tertarik untuk melihat dan membeli produk-produk yang tersedia di Galeri UKM. Sehingga produk-produk yang berasal dari Jateng ini juga semakin dikenal.“Kebetulan masih dalam rangka pembukaan Galeri UKM, kami mengadakan promo diskon, untuk semua produk mulai hari Selasa (5/3) – Rabu (13/3) diskon 15 persen sampai 20 persen,” jelasnya.

Kedepan, jaringan Galeri UKM tersebut juga akan dikembangkan di sejumlah rest area , dengan membidik kawasan mulai Brebes sampai Sragen total kurang lebih sekitar 30 titik.“Penyewaan lokasi Galeri UKM ini difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Baik dari sewa tempat, listrik, dan lain-lain sehingga UKM tinggal masuk saja. Namun untuk kebersihan dan keamanan tanggungjawab dari UKM sendiri,” tandasnya

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menuturkan Galeri UKM tersebut, menjadi salah satu kontribusi pemerintah kepada pelaku UKM. “Kita berikan ruang agar mereka bisa berjualan secara gratis. Dengan harapan, tentunya laku atau terjual. Struktur harga pun agar tidak kemahalan dlibuatkan ketetapan harga. Setiap bertemu teman apalagi yg lama tidak berkunjung ke Semarang, langsung bilang. Edan bandarane apik tenan. Ini tentu memacu kita untuk makin maju. Semarang maju, Jateng harus lebih maju,” tandasnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono KS MP menjelaskan, pembangunan galeri UKM tersebut didukung penuh oleh APBD Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, mitra UKM juga tidak dibebani biaya sewa sepeser pun.

“Saya sudah mewanti-wanti kepada Bu Ema (Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah) bahwa arahan Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur ini bukan mindah gudang. Tapi yang ditampilkan di sini betul-betul qualified. Kecil tapi mendunia, sehingga nilainya sangat tinggi,” jelasnya.Rix

MENINJAU – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, didampingi Wakil Gubernur Taj Yasin dan Kepala Dinkop-UKM Jatenng Ema Rachmawati, saat meninjau sejumlah produk yang dipamerkan dalam Galeri UKM disela peresmian galeri, di Bandara Ahmad Yani Semarang, Selasa (5/3). Foto Arixc Ardana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *