KARANGTEMPEL – Mahasiswa, sebagai generasi masa depan harus mampu menunjukkan jati diri dan karakter yang positif. Termasuk menjauhi segala ancaman yang dapat menghancurkan cita-cita tersebut, seperti paham radikal hingga penyalahgunaan narkoba. Untuk itu, para calon pemimpin bangsa ini harus membentengi diri dengan agama, moral dan ideologi Pancasila.

“Mahasiswa dan mahasiswi sebagai calon penerus bangsa ini, harus bisa memperkuat karakter diri. Ini juga sesuai dengan visi UPGRIS, nasionalis religus, dalam upaya menghasilkan lulusan yang berkompeten secara keilmuan, namun juga berkarakter unggul. Caranya bagaimana? Salah satunya dengan memperkuat nilai-nilai agama, yang diterapkan secara kekinian dalam kehidupan sehari-hari,” papar Rektor UPGRIS Dr Muhdi SH MHum, dalam kegiatan Ulama Goes To Campus, yang digelar di Masjid Nurul Huda, Kampus I Sidodadi Semarang, Selasa (5/3).

Diterangkan, nilai-nilai agama tersebut termasuk menjauhi segala larangan yang ada. Salah satunya penyalahgunaan narkoba. “Peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba ini sudah mengancam ke berbagai sendi masyarakat. Jika sampai terkena, bisa dipastikan masa depannya akan suram. Untuk itu, jauhi segala bentuk narkoba,” tandasnya.

Lebih lanjut dipaparkan, dalam kegiatan yang terselenggara atas kerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng tersebut, Muhdi juga mendorong para mahasiswa, yang juga generasi milenial ini untuk lebih berhati-hati dalam menyerap segala informasi. Khususnya, yang disampaikan melalui media sosial, atau pun beragam berita lain, yang belum bisa dipastikan kebenarannya.

“Saring sebelum sharing, jangan asal sebar beragam informasi yang didapat secara bulat-bulat. Perlu dipahami dahulu, apakah informasi itu benar atau salah. Sebab saat ini banyak sekali berita hoaks, yang bertebaran khususnya di media dan jejaring sosial. Untuk itu, perlu bijak dalam menyikapinya,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan, Sekretaris Umum MUI Jateng Drs KH Muhyidin MAg, bahwa saat ini ada berbagai tantangan yang dihadapi para generasi milenial. “Secara umum, saat ini ada tiga persoalan yang kerap terjadi yakni berita hoaks, kampanye atas nama agama, hingga SARA. Untuk itu, ulama mengingkan agar umat secara umum, tidak mudah terlena dengan persoalan tersebut. Apalagi mahasiswa, yang kita nilai secara keilmuan cukup dan lebih cerdas,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mendorong para mahasiswa agar ikut berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Pemilu 2019. “Ulama mendorong setiap warga negara untuk bersama-sama mensukseskan pelaksanaan Pemilu, dengan berpartisipasi aktif. Wajib hukumnya. Kalau tidak ada halangan apa-apa, haram hukumnya tidak memberikan suara mereka,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir sebagai pembicara Sekretaris MUI Jateng  sekaligus WR II IAIN Walisongo Prof Dr Imam Taufiq Mag, hingga Sekretaris Komisi Infokom MUI Jateng sekaligus Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng Isdiyanto.rix

MEMAPARKAN – Rektor UPGRIS Dr Muhdi SH MHum, bersama Sekretaris MUI Jateng Prof Dr Imam Taufiq MAg, dalam Ulama Goes To Campus bersama MUI Jateng di Masjid Nurul Huda, Kampus I Sidodadi Semarang, Selasa (5/3). Foto Arixc Ardana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *