SEMARANG – Semarak kemeriahan mewarnai pembukaan dangkaian Dies Natalis ke-54 Universitas Negeri Semarang, di lapangan olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan, kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Rabu (6/3).

Pembukaan diramaikan berbagai sajian, antara lain pencak silat, marching band Akademi Kepolisian, dan senam konservasi. Selain Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman beserta segenap unsur pimpinan rektorat dan fakultas, dosen, mahasiswa, dan mitra Unnes. Turut hadir dalam kesempatan itu sejumlah tokoh antara lain, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, Gubernur Akpol Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel MSi, dan Sekretaris Daerah Jateng Dr Sri Puryono.

“Saya mengajak civitas akademika Unnes untuk meningkatkan wawasan jati diri keindonesiaan. Perlu digarisbawahi bahwa bangsa ini dibangun oleh para pendiri, dengan komitmen yang kuat untuk bersatu di tengah keberagaman. Wawasan boleh seluas-luasnya, tapi jangan pernah lupakan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia,” papar Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, sebagai pembuka acara.

Hal senada juga disampaikan Gubernur Akpol Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel. Ditegaskan, civitas akademika Unnes  harus berkontribusi dalam menjaga keutuhan bangsa, dengan mendidik generasi penerus agar berkarakter. “Unnes memberi kontribusi lebih bagi masyarakat, karena di sini ilmu terus dikembangkan. Berbagai masalah di tengah masyarakat menanti solusi civitas akademika,”ungkapnya.

Sementara, Sekda Jateng Sri Puryono mendorong civitas akademika untuk tidak berhenti berkarya. Sebab, hanya dengan prestasi dan inovasi kampus ini akan mendunia. Dirinya juga meminta agar perguruan tinggi tersebut, terus mengembangkan wawasan konservasi.

“Satu hal yang perlu mendapat perhatian, adalah konservasi kepribadian bangsa yang belakangan ini tergerus. Karakter ini yang akan membedakan kampus sudah berdiri sejak 1965 ini, dengan yang lain. Kerja keras, disiplin, dan integritas adalah kunci keberhasilan meraih hal itu,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid) mencatatkan konsistensi Unnes dalam merawat nilai konservasi dalam setiap perayaan dies natalis. Direktur Leprid, Paulus Pangka, mengatakan setiap perayaan dies natalis, UNNES telah konsisten menyuguhkan wayang kulit dan kompetisi peradilan semu.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-54 yang juga Dekan Fakultas Hukum, Dr Rodiyah, mengatakan tema perayaan tahun ini ialah “Mendunia untuk Indonesia”. Seusai pembukaan di FIK, kegiatan dilanjutkan jalan sehat menuju auditorium. Di tempat tersebut terdapat pameran unggulan dan bazar, festival tumpeng, peluncuran unit layanan terpadu (ULT), panggung hiburan, dan pembagian hadiah doorprize. Rix

FOTO BERSAMA – Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman beserta segenap unsur pimpinan dan tamu undangan, berfoto bersama disela pembukaan Dies Natalis ke-54 Unnes di kampus Sekaran, Gunungpati, Rabu (6/3). Foto Arixc Ardana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *