BARUSARI – Aparat Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang berhasil mengamankan narkoba jenis sabu seberat 8 kilogram. Barang haram senilai Rp 11 miliar tersebut, sebelumnya disimpan di sebuah apartemen di kawasan Semarang .

“Jajaran Polrestabes Semarang berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu, setelah menangkap seorang kurir narkoba di sebuah apartemen di kawasan Semarang atas. Penangkapan dilakukan, setelah polisi melakukan penyelidikan selama 15 hari,”papar Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji disela gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Selasa (9/4).

Menurutnya, sejak tiba di Semarang beberapa hari kemarin, pelaku yang diketahui bernama Rudy Rachman, warga Banjarmasin Kalimantan Selatan, sudah dibuntuti petugas. Dipaparkan, ketika dilakukan penyergapan di sebuah apartemen yang disewa pelaku, didapatkan berupa barang bukti sabu sebanyak delapan kilogram.

“Sabu seberat delapan kilogram itu kemudian dipecah menjadi bagian kecil-kecil siap edar. Namun, lokasi pengedaran sabu belum diketahui karena pelaku masih bungkam. Tersangka saat check in, menggunakan identitas dari Bandung. Tapi, identitas asli tersangka ini adalah Banjarmasin,”tandasnya.

Lebih lanjut Abiyoso menjelaskan, pihaknya masih terus mengorek keterangan tersangka untuk mengetahui pemilik sabu sebanyak delapan kilogram itu dan rencana peredarannya.“Saat ditanya jawabnya tidak tahu. Tahunya nanti kalau sudah ada instruksi,” jelasnya.

Sementara, tersangka Rudy mengaku belum tahu berapa imbalan yang akan didapat jika berhasil mengedarkan sabu tersebut. Namun, untuk keperluannya sudah diberi dana sebesar Rp25 juta dari Mr. X. rls

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *