MENYERAHKAN – Direktur Utama PT Pelni Insan Purwarisya L Tobing, secara simbolis memberikan bantuan life jacket kepada pelaku wisata Karimunjawa  disela peringatan HUT Kementerian BUMN di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Selasa (10/4). Foto Arixc Ardana

SEMARANG – Kabar gembira disampaikan bagi masyarakat pengguna kapal penumpang, tujuan Karimunjawa dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Selain KM Kelimutu melayani rute tersebut sejak 2015 lalu, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)-Pelni, berencana untuk menambah satu lagi jadwal kapal penumpang.

“Penambahan jadwal kapal dengan rute Pelabuhan Tanjung Emas Semarang- Karimunjawa ini, tidak terlepas dari tingginya minat masyarakat, khususnya wisatawan. Tercatat dalam satu tahun setidaknya ada sekitar 12 ribu wisatawan dari Semarang ke Karimunjawa, yang menggunakan kapal Pelni,” ungkap Direktur Utama PT Pelni Insan Purwarisya L Tobing, dsiela kegiatan CSR penjualan sembako murah dan pembagian 250 life jacket di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Selasa (10/4).

Ia menjelaskan dengan adanya penambahan kapal tersebut, diharapkan akan semakin menggairahkan perekonomian Karimunjawa. Khususnya dari sektor pariwisata, terlebih pihaknya sebagai perusahaan BUMN transportasi laut, juga turut mendukung program kunjungan wisata yang dicanangkan pemerintah. ”Rencana penambahan ini untuk merespons kebutuhan wisatawan yang membutuhkan moda transportasi yang mampu berlayar di cuaca buruk sekalipun,” tambahnya.

Insan menandaskan, kapal Pelni berkapasitas 1.000 orang ini sandar di Karimunjawa setiap hari Sabtu pada pekan ke 1 dan pekan ke 3 setiap bulannya. Kapal tersebut berangkat pada Jumat pagi dan kembali ke Semarang pada Minggu pagi. ”Kapal Pelni ini berukuran besar, sehingga nyaman bagi penumpang meski musim angin timur yang ombaknya besar,” lanjut Insan.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga memberikan bantuan jaket pelampung atau life jacket kepada pelaku wisata di Karimunjawa. Hal tersebut sebagai bagian dari dukungan keselamatan bagi  masyarakat.

“Ini hanya sebagai motor pendukung saja. Selebihnya, pelaku wisata yang lain diharapkan memperlengkapi sendiri. Kepada para mitra kerja, dengan kapal-kapal transfer para wisatawan Pelni di Karimunjawa, kami harapkan untuk menjaga keselamatan kerja. Termasuk mengenakan selalu pelampung.  ABK dan setiap penumpang perahu harus pakai pelampung, sehingga lebih terjaga keselamatannya,” ungkapnya lebih lanjut.

Sementara, kegiatan penjualan paket pangan murah menjadi bagian dari peringatan HUT ke 21, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan HUT ke 67 Pelni, yang terselenggara atas kerja sama dengan PT Pelindo III Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. 

“Penyaluran paket pangan murah ini, merupakan kerjasama Kementerian BUMN dan Pelni. Selain diperuntukkan bagi para pekerja di pelabuhan, juga untuk penumpang kapal laut.  Ini menjadi bentuk apresiasi kepada penumpang kapal Pelni, juga agar paket pangan murah tersebut juga dapat dinikmati oleh warga dari beberapa kota tujuan penumpang, sehingga masyarakat yang menikmati paket pangan murah cakupannya lebih luas,” paparnya.

Dalam satu paket tersebut terdiri dari minyak goreng 1 liter produksi PT Perkebunan Nusantara III, Beraskita 1 kilogram dari Bulog, gula pasir 450 gram produksi PT Rajawali Nusantara Indonesia, garam 250 gram dari PT Garam, serta sarden kaleng 220gram produksi dari PT Perdagangan Indonesia. “Paket bahan pangan senilai Rp 42.500 ini, untuk membantu warga, Pelni menjual paket pangan dengan harga  Rp10 ribu per paket,” pungkas Insan Purwarisya. Rix

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *