SEMARANG – Per April 2019, kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Kota Semarang telah mencapai 96,03%, dan di Kabupaten Demak sebanyak 95,43%. Jumlah tersebut berasal dari total penduduk yang ber-KTP di kedua wilayah tersebut, dengan total peserta mencapai 2.673.702 jiwa.

“Suksesnya program JKN-KIS ini tak lepas dari peran pemerintah daerah. BPJS Kesehatan mengapresiasi komitmen pemda, dalam mendukung program ini. Kami ucapkan terimakasih atas dukungan tersebut,”papar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang Agus Purwono, disela public expose capaian kinerja BPJS Kesehatan Cabang Semarang di kantor tersebut, Jalan Sultan Agung Kaliwiru, Candisari, Semarang, kemarin.

Dipaparkan, pertumbuhan jumlah peserta ini juga diiringi dengan pertumbuhan jumlah fasilitas kesehatan yang bekerjasama. Saat ini BPJS Kesehatan Cabang Semarang telah bermitra dengan 337 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), yang terdiri atas 64 puskesmas, 118 klinik pratama swasta, 97 dokter umum,  38 dokter gigi, 11 klinik pratama TNI/POLRI 9 klinik BUMN di wilayah Semarang dan Kabupaten Demak.

Selain itu, BPJS Kesehatan Cabang Semarang juga telah bekerja sama dengan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), yang terdiri atas 25 rumah sakit termasuk di dalamnya 3 klinik utama, 1 apotek obat kronis, serta 31 optik.

“Tidak hanya itu, Kartu JKN-KIS selain memberikan perlindungan kesehatan, juga terdapat manfaat tambahan bagi pesertanya. Terhitung sejak bulan April 2019 hingga April 2020 mendatang, BPJS Kesehatan menggandeng beberapa merchant untuk dapat memberikan promo menarik bagi peserta JKN-KIS yang melakukan transaksi di gerainya,” tandasnya.

Manfaat tambahan itu bisa dinikmati peserta JKN-KIS, jika mampu menunjukkan kartu JKN ke merchant yang sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Menurutnya, promo yang diberikan merchant mitra BPJS Kesehatan itu bisa menjadi perangsang bagi peserta JKN-KIS, agar rutin melakukan pembayaran. Karena, jika menunggak pembayaran, otomatis kartu tidak bisa digunakan.

“Memang sudah saatnya BPJS Kesehatan memberikan pelayanan dari berbagai sisi, ya. Artinya, menjadi peserta JKN ini juga memberi manfaat lain selain menggunakan untuk fasilitas kesehatan,” kata Agus, yang dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan sejumlah mitra.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, dengan banyaknya mitra BPJS Kesehatan memberikan manfaat tambahan bagi peserta JKN-KIS akan mendongkrak jumlah kepesertaan di wilayah Kota Semarang dan Kabupaten Demak. Keaktifan Kepesertaan JKN –KIS dapat dicek melalui website BPJS Kesehatan atau Aplikasi Mobile JKN, yang dapat diunduh pada Play store untuk Android dan Apple Store untuk Apple.

Beberapa merchant yang berpartisipasi dalam memberikan promo diskon, antara lain Pesonna Hotel, Hotel Grasia, Hotel Noormans, Hotel Neo Candi,  Laboratorium Prodia, Laboratorium Sarana Medika, Laboratorium Cito, dan Water Blaster.

Promo yang diberikan oleh Hotel Noormans berupa diskon 50% untuk kamar, Hotel Pesonna 50% untuk kamar dan alacarte Indonesian Favourites diskon 20%, Hotel Grasia diskon 50% untuk kamar dan 15% untuk Restoran, Hotel Neo Candi harga special untuk superior room dan 10% Noodle Restaurant.

Sedangkan, Laboratorium Cito dan Sarana Medika 20% untuk Medical Cek up bentuk panel dan 10% untuk semua jenis pemeriksaan, Laboratorium Prodia 12% untuk Medical Cek up bentuk panel dan  10% untuk semua jenis pemeriksaan, Water Blaster Potongan Harga Rp 20 ribu. Rix

KERJASAMA – Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang Agus Purwono, berfoto bersama dengan mitra disela public expose capaian kinerja dan penandatanganan kerjasma di kantor tersebut, Jalan Sultan Agung Kaliwiru, Candisari, Semarang, kemarin. Foto Arixc Ardana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *